Rock-n-Roll Exhibition: NONA SARI

Edition: January 19, 2010

Rock-n-Roll Exhibition: NONA SARI

Curator: Rudolf Dethu

Teman Abadi Yang Tak Pernah Mengecewakan

:: Playlist, notes & photos, handpicked & written by Sari Herself ::

Saya sangat bersyukur bisa hidup di jaman ini, dimana kita bisa mengoleksi semua lagu-lagu yang ada dari berbagai era.

 

Salah satu yang menjadi favorit adalah lagu cinta dan kebanyakan penyanyinya adalah perempuan, mungkinkah karena saya perempuan? Atau tidak, mungkin ini hanya masalah selera.

Yang jelas begitu banyak lagu-lagu yang sudah menolong di kala saya sedang jatuh dan menyemangati di kala mulai bangkit.

Begitu luar biasa dampak sebuah lagu, seperti seorang teman yang setia, mereka hidup dan selalu ada di kala kita membutuhkan. Intinya saya tidak bisa hidup tanpa lagu-lagu ini, sebenarnya masih banyak lagu-lagu lainnya yang ingin saya bagi namun karena keterbatasan ruang, mungkin di lain kesempatan hehehe..

Saya tidak pernah mematok pada genre tertentu yang mesti saya dengarkan yang jelas if they could rock my world, they are good! (for me at least.. hehehehe…).

Maka perkenalkan teman-teman dekat saya yang setia ini, selamat menikmati.

 

The Playlist:
01. Brigitte Bardot – Tu Veux Ou Tu Veux PasSebagai pembuka saya persembahkan, Tu Veux Ou Tu Veux Pas , yang artinya adalah Mau atau Tidak?—monolog tentang keraguan seseorang akan sebuah pilihan. “Life is beautiful, you should not complicate” begitulah kira-kira pesan lagu ini dan Brigitte Bardot menaburkan pesonanya lewat lagu ini, sungguh menggemaskan.
02. Dara Puspita – Pusdi
Dara Puspita terbentuk pada tahun 1964 di Kota Pahlawan, Surabaya. Band ini memiliki sejarah tur yang sangat panjang hingga ke daratan Eropa—pantas saja platnya jadi rebutan para kolektor internasional. Siapakah gerangan Pusdi yang dimaksud? …Entahlah, namun saya suka sekali lagu-lagu dari Dara Puspita, salah satunya Pusdi ini, mungkin sekarang sudah langka kita temukan pria bernama Pusdi.
03. Millie Small – My Boy LollipopLagu ini di buat dipertengahan 1950-an, awalnya di bawakan oleh penyanyi Amerika, Barbie Gaye, namun di tahun 1964 seorang penyanyi asal Jamaica, Millie Small, membuat terobosan bahkan diperhitungkan ini adalah awalnya musik Ska mulai menjadi hits!.
04. The 5,6,7,8’s – I’m BlueBand asal Tokyo ini terbentuk di tahun 1986, mulai mendunia ketika mereka mengisi original soundtrack dari Kill Bill I. Jadi apabila anda sedang sedih namun tidak ingin terlihat sedih, lagu ini mungkin dapat mewakilkan perasaan anda, sebuah pelarian yang pas: just put on your headphone (or super hot speaker) & turn up the volume. You’ll be okay after that… he he he…
05. The Jam – A Town Called MaliceThe Jam berdiri di sekitar akhir tahun 1970-an. Sebuah band dengan formasi trio yang dipimpin oleh Paul Weller, lagu-lagu mereka terkenal bertempo cepat dan penuh skill. Lirik sarat dengan topik sosial yang menyangkut pautkan dengan ruang lingkup politik yang sedang berlangsung di zamannya.06. Talking Heads – New Feeling

Talking Heads berdiri di tahun 1974 di New York. Seperti biasa David Bryne, sang vokalis, menyanyikannya dengan sangat unik, patahan tiap kalimat yang tidak lazim menjadi ciri khas dalam lagu-lagu Talking Heads. Lagu ini menceritakan seorang yang hendak mengungkapkan perasaannya kepada orang lain tanpa terdengar cheesy.

07. The B 52’s – Love ShackTerbentuk di Athens, Georgia, Amerika Serikat, di tahun 1976, B 52’s memiliki penuturan lirik yang menarik, hampir semua lagunya sangat deskriptif, seperti dibacakan dongeng sebelum tidur hanya saja bedanya kita tidak ingin pernah tertidur dan terus mendengarkan cerita-cerita yang lainnya.08. Michael Jackson – I Wanna Be Where You Are

Lagu cinta yang sangat menyenangkan, ini adalah debut pertama Michael Jackson dalam dunia bersolo karier, saat itu usianya kurang lebih 14 tahun, dirilis Motown Recods di tahun 1972 dalam album Got To Be There.

09. The Supremes – You Can’t Hurry LoveMereka adalah vocal group wanita yang paling sukses sepanjang sejarah Motown Records. Terbentuk pada tahun 1959 dengan nama The Primettes, dari Detroit, Michigan. Dengan formula repertoire Doo-Wop, Pop, Soul, Broadway Show Tunes, Psychedelic Soul, dan Disco; di pertengahan tahun 1960-an mereka sukses secara mainstream dengan Diana Ross sebagai vokalis utama.
10. Nico – These DaysWanita cantik kelahiran Jerman ini populer ketika dia ikut bermusik bersama The Velvet Underground dan sebelumnya di akhir tahun 60’an ia sudah sangat dikenal dengan lagu-lagu yang ditulisnya sendiri. Lagu These Days ada di dalam album solo perdananya, Chelsea Girls, yang rilis di tahun 1967.
11. Smoking Popes – Just Broke UpSmoking Popes terbentuk di tahun 1991 di Chicago, Illinois. Punk Rock dengan vokal bersenandung a la Frank Sinatra atau Tony Bennett. Saya mulai mendengarkan mereka ketika masih duduk di bangku SMA, dan lagu-lagu mereka bener-benar mencuri hati saya.12. Max Ticoalu – Dara Aju

Di departeman gombalisme (rayu-merayu) memang tahun 60’an sepertinya adalah zaman keemasannya. Lirik ditulis begitu indah, puitis dan tidak berkesan murah, semuanya begitu manis dan membekas.

13. Ruby & The Romantics – My Summer LoveGrup vokal ini populer di tahun 1960-an. Dari namanya memang tidak salah mereka selalu menyanyikan lagu-lagu seputar drama percintaan dan sudah barang tentu mengungkapkannya dengan sangat romantis.
14. Koes Bersaudara – Angin LautKoes Bersaudara adalah nama hit nasional mereka sebelum berubah nama menjadi Koes Plus. Dengan sejarah perjuangan bermusik yang berat, masuk penjara karena dianggap memainkan musik yang mewakili politik kapitalis, karena saat itu (akhir 1960-an awal 70-an) di Indonesia memang sedang garang-garangnya menggerakkan anti kapitalis.15. Iggy Pop & The Stooges – I Wanna Be Your Dog

Lagi ini dirilis pada tahun 1969 dan semenjak itu berkembang menjadi anthem. Banyak band yang membawakan kembali lagu ini diantaranya adalah Slayer, Frankenstein Drag Queens From Planet 13, Joan Jett and the Blackhearts, Vicious White Kids, Red Hot Chili Peppers, Sonic Youth, Cage the Elephant, Mission of Burma, Chris Whitley, Swans, Uncle Tupelo, Alejandro Escovedo, Emilie Simon, Styles of Beyond, The House of Love, Green Day, Ida Maria, dan banyak lagi lainnya.

16. The Kinks – You Really Got MeThe Kinks mulai terbentuk di tahun 1964, band dari dataran Britania ini mulai dikenal semenjak mereka meledakkan single ketiga mereka di tahun yang sama dengan lagu You Really Got Me.
17. The Skatalites feat. Marguerita – Woman A ComeThe Skatalites adalah band Rocksteady/Ska/Reggae asal Jamaika yang terbentuk di awal tahun 60-an, dimana belahan bumi lainnya senang memainkan musik Rock ‘n Roll, band ini tetap mengguncang dengan apa yang mereka bawakan. Musik mereka seperti memiliki roh. Bagi saya, mendengarkan musik mereka adalah sebuah meditasi.
18. The Mamas & The Papas – Glad to Be UnhappyThe Mamas & The Papas membawakan lagu ini pada tahun 1964. Lagu ini buat oleh Richard Rogers dan liriknya ditulis oleh Lorenz Hart pertama dibawakan depan dalam pertunjukan musical On Your Toes. Semenjak itu banyak musisi yang membawakan lagu ini di antaranya adalah Frank Sinatra (1955), Billie Holiday (1958) , Nancy Wilson (1969), Barbra Streisand (1973) dan Wynton Marsalis (1998).
19. Lynsey De Paul – Sugar MeSuatu saat kakak perempuan saya memberikan kompilasi box set yang berisi lagu-lagu populer 1970-an dan salah satu yang memikat adalah lagu ini, Sugar Me, dinyanyikan oleh Lynsey De Paul, penyanyi perempuan asal Inggris. Lagu ini rilis pada tahun 1972.
20. Vampire Weekend – Mansard RoofDi antara semua lagu-lagu yang saya muat di sini, lagu ini mungkin rilisan paling baru, dirilis pada tahun 2007. Dibawakan oleh band asal New York, Vampire Weekend. Di sela-sela liriknya yang absurd, lagu ini mampu mendatangkan semangat. Vampire Weekend sendiri terbentuk di tahun 2006, musiknya sedikit banyak terpengaruh oleh musik-musik rakyat Afrika yang bertempo cepat.
21. Brenda Lee – DynamiteBrenda Lee adalah penyanyi asal Amerika yang spesialis membawakan lagu-lagu Rockabilly, Pop dan Country. Dengan kemampuannya ia berhasil menguasai 37 kali hits di dataran Amerika Serikat, fenomena ini hanya bisa dilalui musisi semacam Elvis Presley, Ray Charles dan Connie Francis. Setelah merilis lagu ini ditahun 1957 Brenda Lee yang memiliki postur tubuh mungil namun bersuara maut ini mendapat julukan “Little Miss Dynamite”.
22. Squirell Nut Zippers – Put a Lid On ItBand ini berdiri di tahun 1993 tepatnya di Chapel Hill, North Carolina, Amerika. Musik yang mereka mainkan sangatlah sulit dikategorikan dengan skill bermusik yang tidak sepele mereka memadukan antara Delta Blues, Gypsy Jazz , Swing 1930-an dan Khelzer (musik rakyat Yahudi). Namun di akhir 1990-an mereka meraih kesuksesan komersial, Squirell Nut Zippers akhirnya sering juga dikaitkan dengan pergerakan Swing Revival yang sempat bangkit di Amerika sekitar akhir 1990-an.
23. Manu Chao – King of Bongo BongLahir dengan nama asli José-Manuel Thomas Arthur Chao, Manu Chao adalah seorang musisi Spanyol yang tinggal dan besar di Perancis, biasa menyanyikan lagunya dengan berbagai bahasa dari mulai Perancis, Spanyol , Inggris, Arab dan Portugis. Manu Chao mengawali karier musiknya dengan bermain di band bernama Hot Pants, merilis demo pertama mereka di tahun 1984. Lalu di tahun 1987 Manu Chao membentuk Mano Negra hingga akhirnya bubar dan mulai bersolo karier di Tahun 1995.
24. Sonic Youth – Diamond SeaSiapapun yang menghabiskan masa remajanya di tahun 90-an pasti mengenal Sonic Youth, minimal tahu namanya lah. Mereka berdiri ditahun 1981 hingga kini mereka masih produktif dan konsisten dengan apa yang mereka kerjakan di bidang musik maupun dibidang seni rupa. Saya mulai mengenal mereka ketika duduk di bangku SMP kelas tiga, awalnya saya tidak mengerti apa yang mereka mainkan hingga sekitar setahun kemudian seorang tetangga meminjamkan album Washing Machine. Mulai saat itu saya mencari tahu banyak tentang Sonic Youth dan mengoleksi rilisan mereka semampu saya, namun di antara menumpuknya rilisan mereka Washing Machine tetap yang terfavorit dan memiliki nilai sentimental tersendiri bagi saya. Lagu Diamond Sea adalah salah salah satu yang paling saya suka dalam Washing Machine.
25. Frank Zappa – Lemme Take You to the BeachTerlalu banyak untuk melukiskan seorang Frank Zappa dalam sebuah tulisan, sejarah karier musiknya sangat panjang, banyak band-band yang ter-influence olehnya diantaranya adalah Alice Cooper, Primus, dan legenda musik funk Goerge Clinton. Lemme Take You to the Beach adalah lagu yang sangat menyenangkan, mendengarkan ini rasanya seperti sebuah euphoria.
26. The Style Council – Shout to the TopDi tahun 1983, Paul Weller mendirikan The Style Council bersama Mike Talbot setelah dirinya menyelesaikan kariernya dari The Jam. Entah mengapa apa yang di buat Paul Weller sepertinya cocok di telinga saya, dari mulai The Jam, The Style Council, hingga era album solonya. Yah mungkin ini hanya masalah selera, musik yang di hasilkan Paul Weller sungguh beragam, toleransinya terhadap berbagai macam jenis musiklah yang saya kagumi karena semuanya tetap memiliki porsinya masing-masing dan tidak bisa dianggap remeh. Lagunya selalu bagus, total, dan yang paling penting adalah selalu ada di kala saya membutuhkan… he he he…Note: Nona Sari is the singer of White Shoes and the Couples Company. Not only her voice is beautiful, she’s also a talented painter. If you haven’t seen her dancing, well, your life is average… – (Rudolf Dethu)This is taken from www.rudlofdethu.com

5 thoughts on “Rock-n-Roll Exhibition: NONA SARI

  1. mengapa smua lagunya di era yang benar-benar saya blm terencana untuk di lahirkan, sehingga saya harus mundar-mandir bertanya ke ibu hehehehehehe….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *